Kamis, 10 November 2016

Resensi Azab dan sengsara



                    Resensi Azab dan Sengsara

Judul  buku           : Azab dan Sengsara
Penulis                  :Merari Siregar
Penerbit                : BalaiI Pustaka  
Kota                     :Jakarta

     Merari Siregar  plahir di sipirok  Sumatra utara pada 13 juli  1989   beliu adalah seorang sastrawan  Indonesia angkatan Balai Pustaka .Karya yang paling populer adalah Azab dan sengsarah yang terbit pada tahun 1920.Merari Siregar merintis karir nya  sebagai endidik  dengan  terlebih dahulu bersekilaah  di sekolah guru yang dulu dikenal dengan istilah  Kweekschool kemudian dilanjutkan  ke Oosr en West ,Timur  dan Barat yang berlokasi  di Gunung Sahari ,Jakarta .Selanjutnya  pada tahun   1923.setelah menyelesaikan  studinya ,Merari Siregar  mengawali kiprahnya  di dunia oendidikan  dengan bkerja  sebaagai  guru bantu di Medan .Dari ibukota propinsi  Raaaahja pejuang batak  melawan kolonialis Belanda  Sumatra utara  itu,ia kemudian  pinda  bekerja  di Jakarta ,tepatnya  di Rum  ah sakit CBZ atau yan sekarang dikenal dengan dikenal dengan Rumah Sakit beliau wafat  di Kaalianget,Madura Jawa Timur pada 23 april 1945(Wikipedia)
Sinopsis
                    Novel Azab dan sengsara Karya Merari siregar terbitan balai pustaaka  novel ini menceritakan tentang percintaan qantara mariam  dan aminu’ddin  yang tinggal di daerah Sipirok mariam memiliki seorang ibu yang sakit-sakitan  keluarga mariam sangat miskin  .Aminuddin lahir dari keluaraga yang kaya orangtuanya  oragtuanya cukup disegani didaerah sipirok  harta benda nya sangat banyak ,Dan juga kerbo lembu nya  pun cukup di Padang  Lawas ,Sawahnya seluas kurang lebih  1km2  keluaraga aminuddin  sangatlah harmonis  Aminuddin mulai bersekolah Sejak umur  Sembilan tahun  dikelasnya diaadalah murid yang paling muda di kelas nya  akan tetapi walaupun dia siswa yang paling kecil di kelas nya dia menjadi siswa yang paling pandai sehingga guru-gurunya menyayangi nya .Meskipun demikian Dia tidakpernah sombong dia selalalu memantu temanya dalam belajar  terkadang Ia dimmmarai gurunya karena memvantu teman-temanya,akan tetapi dia tidak bisa melihat teman nya kesusahan .Ibu Aminuddin memiliki Soerang  saudara yang bernama  Sutan Baringgin  Sutan berangi Terbilang orang yang cukup kaya seantero sipirok .Akan tetapi ia sangat suka berrperkara sehingga  hartanya yang banyak itu habis untuk menutupi ongkosnya ,Makaa  harta,sawa,kerbaunya habis terjual  walaupun istri Sutan Berangir telah melarangnya tetapi Dia tidakpernah mendengarkan nya

Sutan berangir memiliki anak yang bernama Mariamin yang biasa di panggil Riam .Ia  begitu cantik  ,setelah Mariam berumur tujuh tahun ,ia pu disekolaahkan orangtuanya  ke sekolah   meskipun orangtuanya dari kampung-kampung Anak-anaknya harus pandaai menulis dan membaca .Mariam anak yang cantik itu sekarang duduk dikelas dua  sedangkan Aminuddin duduk dikelah empat Kalau semua murid keluar mereka berdua sama –sama pulang kerumahnya . Tepat pada pukul tujuh pagi Mariam menunggu Aminuddin di depan rumahnya supaaya mereka berdua pergi kesekolah secra bersama-sama  mereka sangat berteman baik sebagai saudara kandung.Aminuddin anak yang bijaksana kelakuan nya baik bahasa nya puu sangat lembut ,begitu juga Mariam uatinya sangatlah lembut  merka sering pergi kesawa karena sawa orangtua mereka bertetangga .Aminuddin memqangggil Mariam  dengan sebutan Anggi  adalah suatu panggilan untuk memanggil adik dalam bahasa batak  Dan mariam memanggil Aminuddin dengan sebutan  Angkan atau Abang dalam bahasa batak. Suatu hari Aminnudin dan mariam sedang disawa tiba-tiba hujan pun turun Merkanpun pergi ke pondok disana aminnudin menceritakan sebuah cerita tentang seorang raja sangking asiknya mereka berdua bercerita mereka tidak sadar bahwa hujan pun telah reda akhirnya merekapun tersadar  Dan akhirnya mereka bersiap-siap untuk pulang  Aminnudin meminta cangkulnya  lalu diikaatnya bersama dengan cangkulnya lalu dillletakan di bahunya mmereka pun berjalan pulang  dalam perjalanan mereka menuju pulang mariam tidak ada membawa satu apapun .Aminudin sengaja melakukan itu agar mariam tidak terjatauh dikarenakan jalanan yang licin akibat habis hujan . sambil berjalan Aminuddin mengingatkan Agara mariam berhati-hati jan jalan dengan benar . Lalu mereka Berjalan ditepi sungai mereka hendak  menyebrangi sungai yang saat itu sedag banjir  Lalu Saat mereka hendakn mennyebranngi sungai aminudin mendengar Suara pekikan MariamTernyta Mariam   hanyat terbawa Arus sungai ,Lalu Aminuddin berusaha  untuk menolong mariam  Lalau taklama keudian Aminnudin melihat Marian tellah mengapung  dengan secepat mun gkin Aminuddin menangkap Mariam lalu Ia mengangkat Mariam ke tepi sungai  Lalu  Lalu aminuddin membawa ke sebuah pondok dan aaminuddin segera berlari untuk memberiyahukan keppada orangtua Mariam tentang apa yang dialami mariam lalu orangtua sesampainya disana dia menceritakan apa yang terjadi kepada mariam dan orangtua mariam sangat terkejut mendengar hal itu dan segera berlari menuju pondok tersebut sesampainya disanya mereka langsung menghidupkan api. Lalu mariam pun sadar dengan memuntahkan air yang tidak sengaja ia telan.Setelah mariam besar tumbuhlah bunga-bunga cinta antar  Mariam dan Aminuddin  mereka  Kini mereka telah jatuh daalam cinta dan kini mereka .Dan kini juga mariam telah jatuh miskin dan kini hanya tersisa  ia ibu dan Adiknya Belumlagi ibunya kini telah menjadi ibu yang  tunggaal tetapi tidsk lama dari itu ibunya mengalami sakit-saakiitan .
     Suatu hari Aminuddin datang menemui mariam untuk berpamitan karena ia hendak pergi merantau ke medan hati mariam sangat sedih mendengar berita itu akn tetapi ia harus mengiklaskan hal itu setelah lama kepergian Aminuddin mengirim surat . dan tidak lama itu mariam oun membalasa surat yang dikirim oleh aminuddin  suraat terebut menceritakan mengenai apa yang dirasakan mariam saat menerimah surat yang dikirim oleh Aminuddin .Taklama setelah iru mariam dijohkan oleh ibu nya dengan seorang laki-laki yang sangat kasar saat itu aminuddin sedang pulang ke tapanuliia melihat  Mariam bersama seorang laki-laki yang sangat kasar dan jahat  Laki laki itu sangat jahat kepada mariam dia banyak melakukan perbuatan kasar kjepada mariam tamparaan ,makian sangat biasa ia dapatkan oleh suami nya  hal itu sangat kasar kepada nya .bahkan perlakuan keji yang tidak dapat dikatakan didapat mariam dari suami nya yang kejam itu .Kasibuan sangatlah bengis Ia rela mengusir mariam saat tidur  keluar dari kamar  lalu mengunci pintu  diatas lantai batu dan tidak ada tikar tidak mungkin ia tidur di tempat itu .Saat mariam menangis kasiabuan membentaknya ia menyuruh mariam agar menutup mulutnya .Pagi harinya mariam bekerja tetapi stu senpun tidak pernah didapat  Mariam dari Aminuddin ,meskipun api tidak menyala di dapur Aminuddin tidak pernah memperdulikan hal itu  mariam sering meraskqn kelaparan karena tidak ada yang hendak dimakan di rumahnya .suatu hari mariam berbuat nekat Ia  hendak melaporkann suaminya Kasibuan ke kantor polisi ,karea kasus mariam saat ini sedang di usut Mariam tinggal dirumah seorang penghulu karena ia tidak mengenal siapapun di sana.  Setelah kasibuan dan Mariaam cerai ia pergi ke kampong halaman nya .
Unsur Instrinsik
A. Tokoh
Mariam: Penyabar
“Itu tidak benar.Aku tinggal ,hidup dengan utang ku .
Aminddin :Rendah hati
Ia tidak mempunyai hati  yang meninggi.
Sutan Berangir:Sombong
Sutan Berangir adalah orang yang kaya seantero Siprok akan tetapi ia sangat suka berperkara Sehingga hartanya habis.
Ibu :Penyabar
Si Ibu sakit menjawab anak nya
Kasibuan :Jahat
Mariam diusirnya dari tempat tidur ,keluar kamar tiada boleh



B.Latar
 Tempat
            Di depan rumah :Tanya seorang muda  menghampiri batu tempat duduk gadis itu
            Di pondok           : Ia pun mendukung nak itu menuju pondok
Waktu
            Malam hari : “ah ,rupanya hari sudah malam
           
C.Sudut pandang
            Sudut pandang orang ketiga : Aminuddin anak yang bijaksana ,adat dan kelakuannya baik dan halus budi bahasanya .

D.Temas
            Tidak selamanya kita hidup bahagia ada saatnya kita jugga merasakan kesusahan .
E.Amanat
            Kita tidak boleh sombong dan serakah ,Jangan mengambil hak milik orang lain,Dan  kita harus sabar dalam menghadapi segala cobaan .
 Unsur Ekstrinsik
A.Nilai Moral
Sehingga akhir-akhirnya  Kasibuan yang bengis itu  tak segan  Menampar muka mariam .
B. Nilai agama
Mariam doakanlah kepada Allah ,biar  Saya lekas sembuh  dan lama hidup
C. Nilai budaya
Dari tadi saya menunggu Angkang
Kelebihan
            Novel ini banyak menggunakan majas khususnya  Metafora dan personifikasi
Sehingga member gambaran bafi pembaca
Kekuranga
            Novel ini terlalu banyak menggunakan bahasa Melayu sehingga sulit dimengerti
Kesimpulan
            Novel ini Layak dibaca oleh semua kalangan  Karena banyak menggunakan majas yang membuat Kita terbawa oleh ceritanya dan  cerita nya  sangat menarik  Novel ini juga menceritakan  bagaimana bahwa Azab itu ada . juga memiliki amanat yang sangat baik bagi pembaca .Teladan yang dapat kita ambil dari cerita ini adalah kita tidak boleh seraakah daan juga jangan sombong dengan apa yang kita miliki.


           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar