Resensi
Azab dan Sengsara
Judul
buku : Azab dan Sengsara
Penulis :Merari
Siregar
Penerbit :
BalaiI Pustaka
Kota :Jakarta
Merari
Siregar plahir di sipirok Sumatra utara pada 13 juli 1989
beliu adalah seorang sastrawan
Indonesia angkatan Balai Pustaka .Karya yang paling populer adalah Azab
dan sengsarah yang terbit pada tahun 1920.Merari Siregar merintis karir nya sebagai endidik dengan
terlebih dahulu bersekilaah di
sekolah guru yang dulu dikenal dengan istilah
Kweekschool kemudian dilanjutkan
ke Oosr en West ,Timur dan Barat
yang berlokasi di Gunung Sahari ,Jakarta
.Selanjutnya pada tahun 1923.setelah menyelesaikan studinya ,Merari Siregar mengawali kiprahnya di dunia oendidikan dengan bkerja
sebaagai guru bantu di Medan .Dari
ibukota propinsi Raaaahja pejuang
batak melawan kolonialis Belanda Sumatra utara
itu,ia kemudian pinda bekerja
di Jakarta ,tepatnya di Rum ah sakit CBZ atau yan sekarang dikenal dengan
dikenal dengan Rumah Sakit beliau wafat
di Kaalianget,Madura Jawa Timur pada 23 april 1945(Wikipedia)
Sinopsis
Novel Azab dan sengsara Karya
Merari siregar terbitan balai pustaaka
novel ini menceritakan tentang percintaan qantara mariam dan aminu’ddin yang tinggal di daerah Sipirok mariam
memiliki seorang ibu yang sakit-sakitan
keluarga mariam sangat miskin .Aminuddin lahir dari keluaraga yang kaya
orangtuanya oragtuanya cukup disegani didaerah
sipirok harta benda nya sangat banyak
,Dan juga kerbo lembu nya pun cukup di
Padang Lawas ,Sawahnya seluas kurang
lebih 1km2 keluaraga aminuddin sangatlah harmonis Aminuddin mulai bersekolah Sejak umur Sembilan tahun dikelasnya diaadalah murid yang paling muda
di kelas nya akan tetapi walaupun dia
siswa yang paling kecil di kelas nya dia menjadi siswa yang paling pandai sehingga
guru-gurunya menyayangi nya .Meskipun demikian Dia tidakpernah sombong dia
selalalu memantu temanya dalam belajar
terkadang Ia dimmmarai gurunya karena memvantu teman-temanya,akan tetapi
dia tidak bisa melihat teman nya kesusahan .Ibu Aminuddin memiliki Soerang saudara yang bernama Sutan Baringgin Sutan berangi Terbilang orang yang cukup kaya
seantero sipirok .Akan tetapi ia sangat suka berrperkara sehingga hartanya yang banyak itu habis untuk menutupi
ongkosnya ,Makaa harta,sawa,kerbaunya
habis terjual walaupun istri Sutan
Berangir telah melarangnya tetapi Dia tidakpernah mendengarkan nya
Sutan berangir memiliki anak yang
bernama Mariamin yang biasa di panggil Riam .Ia
begitu cantik ,setelah Mariam
berumur tujuh tahun ,ia pu disekolaahkan orangtuanya ke sekolah
meskipun orangtuanya dari kampung-kampung Anak-anaknya harus pandaai
menulis dan membaca .Mariam anak yang cantik itu sekarang duduk dikelas
dua sedangkan Aminuddin duduk dikelah
empat Kalau semua murid keluar mereka berdua sama –sama pulang kerumahnya .
Tepat pada pukul tujuh pagi Mariam menunggu Aminuddin di depan rumahnya supaaya
mereka berdua pergi kesekolah secra bersama-sama mereka sangat berteman baik sebagai saudara
kandung.Aminuddin anak yang bijaksana kelakuan nya baik bahasa nya puu sangat
lembut ,begitu juga Mariam uatinya sangatlah lembut merka sering pergi kesawa karena sawa orangtua
mereka bertetangga .Aminuddin memqangggil Mariam dengan sebutan Anggi adalah suatu panggilan untuk memanggil adik
dalam bahasa batak Dan mariam memanggil
Aminuddin dengan sebutan Angkan atau
Abang dalam bahasa batak. Suatu hari Aminnudin dan mariam sedang disawa
tiba-tiba hujan pun turun Merkanpun pergi ke pondok disana aminnudin
menceritakan sebuah cerita tentang seorang raja sangking asiknya mereka berdua
bercerita mereka tidak sadar bahwa hujan pun telah reda akhirnya merekapun
tersadar Dan akhirnya mereka
bersiap-siap untuk pulang Aminnudin
meminta cangkulnya lalu diikaatnya
bersama dengan cangkulnya lalu dillletakan di bahunya mmereka pun berjalan
pulang dalam perjalanan mereka menuju
pulang mariam tidak ada membawa satu apapun .Aminudin sengaja melakukan itu
agar mariam tidak terjatauh dikarenakan jalanan yang licin akibat habis hujan .
sambil berjalan Aminuddin mengingatkan Agara mariam berhati-hati jan jalan
dengan benar . Lalu mereka Berjalan ditepi sungai mereka hendak menyebrangi sungai yang saat itu sedag
banjir Lalu Saat mereka hendakn
mennyebranngi sungai aminudin mendengar Suara pekikan MariamTernyta Mariam hanyat terbawa Arus sungai ,Lalu Aminuddin
berusaha untuk menolong mariam Lalau taklama keudian Aminnudin melihat
Marian tellah mengapung dengan secepat
mun gkin Aminuddin menangkap Mariam lalu Ia mengangkat Mariam ke tepi
sungai Lalu Lalu aminuddin membawa ke sebuah pondok dan
aaminuddin segera berlari untuk memberiyahukan keppada orangtua Mariam tentang
apa yang dialami mariam lalu orangtua sesampainya disana dia menceritakan apa
yang terjadi kepada mariam dan orangtua mariam sangat terkejut mendengar hal
itu dan segera berlari menuju pondok tersebut sesampainya disanya mereka
langsung menghidupkan api. Lalu mariam pun sadar dengan memuntahkan air yang
tidak sengaja ia telan.Setelah mariam besar tumbuhlah bunga-bunga cinta
antar Mariam dan Aminuddin mereka
Kini mereka telah jatuh daalam cinta dan kini mereka .Dan kini juga
mariam telah jatuh miskin dan kini hanya tersisa ia ibu dan Adiknya Belumlagi ibunya kini
telah menjadi ibu yang tunggaal tetapi
tidsk lama dari itu ibunya mengalami sakit-saakiitan .
Suatu
hari Aminuddin datang menemui mariam untuk berpamitan karena ia hendak pergi
merantau ke medan hati mariam sangat sedih mendengar berita itu akn tetapi ia
harus mengiklaskan hal itu setelah lama kepergian Aminuddin mengirim surat .
dan tidak lama itu mariam oun membalasa surat yang dikirim oleh aminuddin suraat terebut menceritakan mengenai apa yang
dirasakan mariam saat menerimah surat yang dikirim oleh Aminuddin .Taklama
setelah iru mariam dijohkan oleh ibu nya dengan seorang laki-laki yang sangat
kasar saat itu aminuddin sedang pulang ke tapanuliia melihat Mariam bersama seorang laki-laki yang sangat
kasar dan jahat Laki laki itu sangat
jahat kepada mariam dia banyak melakukan perbuatan kasar kjepada mariam
tamparaan ,makian sangat biasa ia dapatkan oleh suami nya hal itu sangat kasar kepada nya .bahkan
perlakuan keji yang tidak dapat dikatakan didapat mariam dari suami nya yang
kejam itu .Kasibuan sangatlah bengis Ia rela mengusir mariam saat tidur keluar dari kamar lalu mengunci pintu diatas lantai batu dan tidak ada tikar tidak
mungkin ia tidur di tempat itu .Saat mariam menangis kasiabuan membentaknya ia
menyuruh mariam agar menutup mulutnya .Pagi harinya mariam bekerja tetapi stu
senpun tidak pernah didapat Mariam dari
Aminuddin ,meskipun api tidak menyala di dapur Aminuddin tidak pernah
memperdulikan hal itu mariam sering
meraskqn kelaparan karena tidak ada yang hendak dimakan di rumahnya .suatu hari
mariam berbuat nekat Ia hendak
melaporkann suaminya Kasibuan ke kantor polisi ,karea kasus mariam saat ini
sedang di usut Mariam tinggal dirumah seorang penghulu karena ia tidak mengenal
siapapun di sana. Setelah kasibuan dan
Mariaam cerai ia pergi ke kampong halaman nya .
Unsur
Instrinsik
A.
Tokoh
Mariam:
Penyabar
“Itu
tidak benar.Aku tinggal ,hidup dengan utang ku .
Aminddin
:Rendah hati
Ia
tidak mempunyai hati yang meninggi.
Sutan
Berangir:Sombong
Sutan
Berangir adalah orang yang kaya seantero Siprok akan tetapi ia sangat suka
berperkara Sehingga hartanya habis.
Ibu
:Penyabar
Si
Ibu sakit menjawab anak nya
Kasibuan
:Jahat
Mariam
diusirnya dari tempat tidur ,keluar kamar tiada boleh
B.Latar
Tempat
Di depan rumah :Tanya seorang
muda menghampiri batu tempat duduk gadis
itu
Di pondok : Ia pun mendukung
nak itu menuju pondok
Waktu
Malam hari : “ah ,rupanya hari sudah
malam
C.Sudut
pandang
Sudut pandang orang ketiga :
Aminuddin anak yang bijaksana ,adat dan kelakuannya baik dan halus budi
bahasanya .
D.Temas
Tidak
selamanya kita hidup bahagia ada saatnya kita jugga merasakan kesusahan .
E.Amanat
Kita tidak boleh sombong dan serakah
,Jangan mengambil hak milik orang lain,Dan
kita harus sabar dalam menghadapi segala cobaan .
Unsur Ekstrinsik
A.Nilai
Moral
Sehingga
akhir-akhirnya Kasibuan yang bengis
itu tak segan Menampar muka mariam .
B.
Nilai agama
Mariam
doakanlah kepada Allah ,biar Saya lekas
sembuh dan lama hidup
C.
Nilai budaya
Dari
tadi saya menunggu Angkang
Kelebihan
Novel ini banyak menggunakan majas
khususnya Metafora dan personifikasi
Sehingga
member gambaran bafi pembaca
Kekuranga
Novel ini terlalu banyak menggunakan
bahasa Melayu sehingga sulit dimengerti
Kesimpulan
Novel ini Layak dibaca oleh semua
kalangan Karena banyak menggunakan majas
yang membuat Kita terbawa oleh ceritanya dan
cerita nya sangat menarik Novel ini juga menceritakan bagaimana bahwa Azab itu ada . juga memiliki
amanat yang sangat baik bagi pembaca .Teladan yang dapat kita ambil dari cerita
ini adalah kita tidak boleh seraakah daan juga jangan sombong dengan apa yang
kita miliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar